Manajer PLN UP3 Lahat Turun Langsung, Ketuk Pintu Rumah Pelanggan dengan Dialog

UMUM24 Dilihat

LAHAT , PN – Mengenakan seragam lengkap dan membawa semangat pelayanan, jajaran manajemen PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Lahat memilih cara yang berbeda dalam menyapa pelanggannya. Dipimpin langsung oleh Manager PLN UP3 Lahat, Agus Priyanto, manajemen turun ke jalan dan mendatangi langsung rumah-rumah warga di Kabupaten Lahat yang memiliki tunggakan rekening listrik.

Bukan sekadar melakukan penagihan administratif, aksi turun ke lapangan ini mengedepankan pendekatan humanis—mendengarkan cerita pelanggan, memberikan solusi, sekaligus mengedukasi masyarakat secara langsung.

Mendengar Lebih Dekat, Memberi Solusi
Manager PLN UP3 Lahat, Agus Priyanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian PLN untuk membangun komunikasi dua arah yang sehat dengan masyarakat. Menurutnya, listrik telah menjadi urat nadi kehidupan sehari-hari, dan PLN ingin memastikan hubungan dengan pelanggan tetap berjalan harmonis.

“Kami turun langsung ke lapangan bukan semata-mata untuk menagih, tetapi untuk mendengar. Kami ingin memahami apa yang menjadi kendala di tingkat pelanggan, lalu bersama-sama mencari solusi terbaik agar hak dan kewajiban kedua belah pihak terpenuhi tanpa ada yang merasa diberatkan,” ujar Agus Priyanto di sela-sela kegiatannya menyapa warga Lahat.

Dalam obrolan santai di teras rumah warga, Agus dan tim memberikan penjelasan mengenai pentingnya membayar listrik tepat waktu sebelum tanggal 20 setiap bulannya. Pembayaran yang tertib ini, lanjut Agus, sejatinya akan kembali ke masyarakat dalam bentuk keandalan pasokan listrik dan peningkatan kualitas infrastruktur kelistrikan di Kabupaten Lahat.

Edukasi dan Layanan Migrasi yang Solutif
Senada dengan hal tersebut, Assistant Manager Niaga dan Pemasaran PLN UP3 Lahat, Danang Prasetio Wibowo, menjelaskan bahwa dalam aksi humanis ini, PLN juga menawarkan opsi-opsi yang mempermudah pelanggan. Salah satunya adalah edukasi mengenai migrasi ke Listrik Pintar (Prabayar).

“Bagi pelanggan yang sering mengalami kendala keterlambatan karena faktor kesibukan atau pengelolaan keuangan bulanan, kami menawarkan solusi migrasi ke listrik prabayar (token). Dengan Listrik Pintar, masyarakat bisa mengendalikan sendiri konsumsi energinya sesuai anggaran yang dimiliki, tanpa perlu khawatir terkena biaya keterlambatan atau pemutusan,” jelas Danang.

Danang menambahkan, antusiasme warga cukup baik saat diajak berdialog secara kekeluargaan. Banyak warga yang akhirnya terbantu dan memahami bahwa membayar listrik tepat waktu adalah bagian dari gotong royong menjaga kenyamanan bersama di Kabupaten Lahat.

Komitmen Pelayanan Terbaik
Melalui kegiatan sapa pelanggan yang humanis ini, PLN UP3 Lahat berharap kesadaran masyarakat dapat terus meningkat. PLN berkomitmen untuk tidak hanya menjadi penyedia daya listrik, tetapi juga mitra yang hadir membawa solusi di tengah-mid-masyarakat.

Bagi pelanggan yang ingin melakukan pengecekan tagihan, melakukan pembayaran, maupun mengajukan migrasi ke listrik prabayar, kini dapat melakukannya dengan sangat mudah melalui aplikasi PLN Mobile yang dapat diunduh di smartphone.( Red / Rill)