Jember,publiknusantara.com – Pemerintah kabupaten Jember melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menyerukan kepada seluruh pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Seruan itu disampaikan Isnaini Dwi Susanti, S.H., M.Si Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Jember.
Dia mengatakan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah dalam mewujudkan ketersediaan data ekonomi yang akurat, komprehensif, dan terpercaya.
“Sensus Ekonomi merupakan langkah strategis yang sangat penting dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah, khususnya dalam memperkuat sektor ekonomi di Kabupaten Jember,”ucap Isnaini Dwi Susanti, S.H atau yang biasa di sapa Bu Santi.
Menurutnya sensus Ekonomi adalah langkah penting untuk menghadirkan data yang akurat sebagai dasar pembangunan dan penguatan ekonomi Jember ke depan.
“Data yang dikumpulkan dalam Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi acuan utama bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan, menentukan arah pembangunan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelaku usaha, Selasa 21 April 2026.
Oleh karena itu lanjut Santi, nama sapaan, partisipasi aktif dari seluruh pelaku usaha sangat dibutuhkan demi menghasilkan data yang valid dan berkualitas.
” DPMPTSP Kabupaten Jember, siap mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut, termasuk dengan mendorong para pelaku usaha agar memberikan informasi yang benar, lengkap, dan transparan kepada petugas sensus di lapangan,” ungkapnya.
“Kami mengajak seluruh pelaku usaha di Kabupaten Jember untuk memberikan data yang benar dan lengkap kepada petugas Sensus Ekonomi 2026. Partisipasi Anda hari ini akan sangat menentukan arah kebijakan dan kemajuan Jember di masa depan,” tegasnya.
Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) oleh Badan Pusat Statistik, bertujuan untuk menghimpun data lengkap mengenai struktur dan karakteristik kegiatan usaha di seluruh sektor ekonomi.
” Data tersebut akan menjadi dasar perencanaan pembangunan, evaluasi kebijakan ekonomi seperti penghitungan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), serta penyusunan berbagai indikator strategis, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Santi menambahkan dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, BPS, dan para pelaku usaha, diharapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Jember dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang optimal bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan,” pungkasnya, (**)