SDN Yosorati 05 Sumber Baru Butuh Penanganan Urgent Dari Pemerintah Jember, Tembok Dan Atapnya Membahayakan Siswa

Jember,PN – Salah satu sekolah tidak layak dan membahayakan siswa maupun guru yaitu SDN Yosorati 05 Desa Yosorati Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember .

Dari pengakuan Trio Saputra guru Olahraga SDN tersebut bahwa kondisi sekolah rusak berat , ruang kepala sekolah retak tanpa Enternet sama dengan ruang guru dan ruang perpustakaan dengan jumlah murid 163 anak.

Sedangkan ruang kelas 1, 2 dan 3 dindingnya banyak retak , agar retakan tidak merembet pihak sekolah memasang penahan menggunakan Bambu karena khawatir ambruk dan menimbulkan korban kepada siswa maupun guru.

Demikian pula ruang kelas 4,5 dan 6 dari luar tampak masih bagus karena ditutupi Enternet .

“Sebenarnya ruangan yang paling membahayakan ruang guru, perpustakaan dan kelas 1, 2 dan 3 karena usuk dan plafonnya mulai keropos apalagi menggunakan atap Genteng ,”ujar Trio Saputra yang mengaku Tim Hendy Siswanto dan Firjoun Barlaman. 9/08/2022.

Ia menjelaskan bahwa soal kondisi SDN Yosorati 05 pihaknya sudah menyampaikan ke Asprinya Bupati .

“Sudah saya sampaikan ke Asprinya Bupati kurang lebih 1 bulan yang lalu , karena hubungan saya dengan Asprinya baik mas komunikasinya,”katanya .

Sementara itu Plt Kepala dinas pendidikan Sukowinarno saat di konfirmasi mengatakan bahwa akan mengecek dulu di data usulan.

“Kita cek apakah masuk di usulan , kalau sudah masuk mudah mudahan tahun depan bisa tercaver,”katanya.

Ia menambahkan bahwa memang banyak sekolah di kabupaten Jember itu yang rusak .

“Tapi kita pilah , apakah rusaknya parah , sedang atau ringan, kalau parah semoga sudah masuk di usulan dan bisa teratasi di tahun depan,”imbuhnya .

Menanggapi persoalan itu ketua komisi D DPRD Jember Moch. Hafidi fraksi PKB saat di konfirmasi awak media mengatakan bahwa apakah sudah di sampaikan melalui aplikasi .

“Sekarang sudah canggih , tidak hanya saya sebagai dewan publik sendiri atau masyarakat juga bisa mengajukan melalui aplikasi,”katanya.

Ia menjelaskan apakah sekolah itu sudah di masukkan ke aplikasi pendidikan , jika tidak masuk mungkin tidak di ajukan oleh kepala sekolah via online.

“Sistem itu sebenarnya tidak ruwet , apakah dimasukkan ke data aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik), sehingga bisa di lihat rangking pendidikan di Jember seperti apa ,”pungkasnya. (Muji).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *