
TANJAB BARAT – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk hadir langsung di tengah masyarakat kembali ditunjukkan melalui program Safari Jumat yang dipimpin Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag. Usai menghadiri Panen Raya Melon di Desa Kuala Dasal, Kecamatan Tungkal Ulu, Bupati bersama Wakil Bupati Dr. H. Katamso, S.A., S.E., M.E., melanjutkan agenda kerja dengan bersilaturahmi bersama masyarakat di Masjid Al Muhajirin, Jumat (17/7).
Kegiatan keagamaan yang berlangsung penuh khidmat tersebut tidak hanya menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana menyampaikan pesan-pesan pembangunan, memperkuat nilai keagamaan, serta mendengar langsung berbagai kebutuhan warga.
Dalam kesempatan itu, Bupati Anwar Sadat dipercaya menjadi khatib sekaligus imam Salat Jumat. Melalui khutbahnya, ia mengajak jamaah menjadikan ibadah sebagai pondasi dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis, memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta menjaga budaya gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Tanjung Jabung Barat.
Menurut Bupati, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari keberhasilan pembangunan fisik, tetapi juga dari kuatnya nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan partisipasi masyarakat dalam menjaga persatuan.
“Safari Jumat bukan sekadar agenda rutin pemerintah. Ini adalah momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah, sekaligus mendengar secara langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat sehingga pembangunan benar-benar sesuai dengan harapan warga,” ujar Anwar Sadat.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan rumah ibadah, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyerahkan bantuan pembangunan Masjid Al Muhajirin sebesar Rp10 juta. Selain itu, diserahkan pula bantuan perlengkapan kebersihan masjid guna mendukung kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktivitas ibadah.
Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada para lansia dan kaum dhuafa, santunan bagi anak-anak yatim, serta insentif untuk para takmir masjid sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mengelola dan memakmurkan rumah ibadah.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melalui Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) turut menyerahkan bantuan kepada dua kepala keluarga korban kebakaran di Kecamatan Merlung. Bantuan tersebut meliputi santunan uang tunai, paket sembako, family kit, serta beras untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar korban selama masa pemulihan.
Usai penyerahan bantuan, Bupati bersama Wakil Bupati menggelar dialog terbuka bersama masyarakat Desa Kuala Dasal. Dalam suasana penuh keakraban, warga menyampaikan berbagai aspirasi, terutama terkait kebutuhan pembangunan jalan lingkungan, gorong-gorong, serta infrastruktur penunjang lainnya yang dinilai penting untuk mendukung aktivitas masyarakat.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Anwar Sadat menegaskan bahwa seluruh aspirasi akan menjadi perhatian pemerintah daerah. Ia meminta perangkat daerah terkait melakukan kajian teknis agar setiap usulan dapat disesuaikan dengan skala prioritas serta kemampuan keuangan daerah.
Menurutnya, pola pembangunan yang berangkat dari kebutuhan masyarakat merupakan prinsip yang terus dijalankan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat agar setiap program benar-benar memberikan manfaat nyata bagi warga.
“Kami ingin setiap kunjungan pemerintah tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu menghasilkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami pelajari dan tindak lanjuti sesuai mekanisme perencanaan pembangunan,” tegas Bupati.
Melalui rangkaian Safari Jumat tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berharap hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat terus terjaga. Selain memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi wadah efektif untuk membangun komunikasi dua arah demi mewujudkan pembangunan yang lebih merata, partisipatif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (joko)