Bupati Anwar Sadat Tinjau Lokasi Banjir Rob dan Salurkan Bantuan untuk Warga Betara

JAMBI, TANJAB BARAT45 Dilihat

Kuala Tungkal, Publiknusantara.com — Kepedulian Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), terhadap warganya kembali ditunjukkan. Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., turun langsung meninjau kondisi warga terdampak banjir rob di Kecamatan Betara, Senin (12/01/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Anwar Sadat tidak hanya melihat langsung dampak banjir yang merendam sejumlah permukiman, tetapi juga menyalurkan bantuan permakanan berupa beras dan mie instan kepada warga yang terdampak.

Bantuan diserahkan sebagai upaya meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi musibah banjir tahunan.

Penyaluran bantuan menyasar beberapa desa di Kecamatan Betara, di antaranya Desa Muntialo, Desa Lubuk Terentang, Desa Mandala, dan Desa Pematang Lumut. Kehadiran Bupati disambut hangat oleh warga, yang berharap perhatian dan solusi jangka panjang dari pemerintah daerah.

“Pemerintah daerah turut berduka dan berempati atas musibah yang dialami warga. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab kami untuk membantu meringankan beban masyarakat,” ujar Bupati Anwar Sadat di sela-sela peninjauan.

Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, seperti Kecamatan Betara, Muara Papalik, Merlung, dan Batang Asam, merupakan banjir rob yang kerap terjadi setiap tahun. Kondisi ini diperparah oleh curah hujan tinggi serta pendangkalan anak-anak sungai yang menghambat aliran air.

Bupati Anwar Sadat menjelaskan, banjir tahun ini juga berkaitan erat dengan dampak perubahan iklim yang memengaruhi pola cuaca. Ia mengimbau seluruh camat agar terus memantau perkembangan kondisi air di wilayah masing-masing dan meningkatkan kewaspadaan.

“Fenomena banjir ini merupakan dampak perubahan iklim. Saya minta seluruh camat untuk selalu siaga dan memastikan masyarakat mendapatkan informasi serta penanganan yang cepat agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” tegasnya.

Selain menyalurkan bantuan permakanan, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat juga mengerahkan sejumlah perangkat daerah untuk membantu warga terdampak. Dinas Kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan masyarakat, BPBD menangani aspek kebencanaan, sementara Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan, Damkar, Satpol PP, Camat Betara, serta Forkopimcam turut bersinergi dalam penanganan banjir.

Sebagai langkah antisipasi jangka panjang, Bupati Anwar Sadat juga mengungkapkan rencana pemerintah daerah untuk membeli alat berat Eksavator Amphibi. Alat ini nantinya akan digunakan untuk normalisasi anak-anak sungai di 13 kecamatan se-Kabupaten Tanjung Jabung Barat guna meminimalisir risiko banjir di masa mendatang.

Sementara itu, Camat Betara, Nasrun, S.E., dalam laporannya menyampaikan bahwa penyerahan bantuan tahap awal dilakukan di Desa Sri Menanti untuk 38 Kepala Keluarga (KK), terdiri dari 31 KK di Desa Sri Menanti dan 7 KK di Desa Pematang Buluh.

Selanjutnya, penyaluran bantuan dilaksanakan di Kantor Camat Betara untuk desa-desa terdampak lainnya.

Adapun rincian penerima bantuan di Kecamatan Betara meliputi Desa Pematang Lumut sebanyak 12 KK, Desa Lubuk Terentang 1 KK, Desa Muntialo 2 KK, dan Desa Mandala 29 KK. Total penerima bantuan secara keseluruhan mencapai 82 Kepala Keluarga.

Dengan langkah cepat dan kolaborasi lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berharap dampak banjir dapat ditangani dengan baik serta keselamatan dan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga.  (Joko/*)