Wabup Katamso Buka Musrenbang RKPD 2026, Tekankan Prioritas Pembangunan dan Sinergi Daerah

JAMBI, TANJAB BARAT40 Dilihat

Kuala Tungkal, Publiknusantara.com – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), mulai menyusun arah pembangunan tahun mendatang melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Bupati, Selasa (17/03/2026). Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Tanjab Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Katamso menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja ekonomi daerah yang menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tanjung Jabung Barat tercatat mencapai 5,28 persen, melampaui target yang ditetapkan sebesar 4,99 persen. Capaian ini menjadikan Tanjung Jabung Barat sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Provinsi Jambi.

Meski demikian, Katamso mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tetap realistis dalam menyusun perencanaan pembangunan, mengingat keterbatasan kemampuan keuangan daerah yang cukup signifikan.

“Total usulan pembangunan mencapai sekitar Rp3,1 triliun, sementara kemampuan riil keuangan daerah hanya sekitar Rp1,1 triliun. Artinya, ada selisih hampir Rp2 triliun yang belum bisa terakomodasi,” ungkapnya.

Untuk itu, ia menegaskan pentingnya penentuan skala prioritas dalam setiap program yang diusulkan. Menurutnya, pembangunan harus difokuskan pada kebutuhan dasar masyarakat seperti infrastruktur jalan dan jembatan, pelayanan kesehatan, serta pendidikan dasar.

Selain itu, Wakil Bupati juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, terutama dalam mengoptimalkan dana Transfer ke Daerah (TKD) sebagai solusi untuk menutup kesenjangan pembiayaan pembangunan.

“Sinergi dengan pemerintah pusat harus terus diperkuat, apalagi di tengah dinamika ekonomi global dan fluktuasi harga minyak dunia yang turut memengaruhi kondisi keuangan daerah,” tegasnya.

Dalam Musrenbang RKPD 2026 ini, terdapat dua isu strategis yang menjadi perhatian utama, yakni pengelolaan lingkungan dan peningkatan partisipasi pemuda. Terkait pengelolaan sampah, Pemkab Tanjung Jabung Barat berkomitmen melakukan perbaikan sistem dari metode open dumping menuju sanitary landfill, sejalan dengan kebijakan nasional.

Sementara itu, untuk mendorong keterlibatan generasi muda, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) telah membuka ruang aspirasi bagi kalangan pemuda, yang kemudian akan diintegrasikan ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah.

Wabup Katamso juga mendorong optimalisasi peran Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP/CSR) agar lebih terarah dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah. Ia turut menaruh harapan pada program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai mampu menjadi penggerak ekonomi lokal melalui pemanfaatan potensi daerah.

“Kita ingin pembangunan dirasakan merata hingga ke desa. Minimal setiap desa memiliki satu program yang benar-benar terealisasi, sehingga masyarakat tidak merasa apatis karena usulan yang terus berulang,” tambahnya.

Kegiatan Musrenbang RKPD Tahun 2026 ini dilaksanakan secara hybrid. Turut hadir secara langsung Sekretaris Daerah, Staf Ahli, Asisten Ekonomi, Kepala Bapenda, serta Kepala Bapperida. Sementara itu, Kepala Bappeda Provinsi Jambi, Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Jambi, para camat, serta pimpinan OPD mengikuti jalannya kegiatan secara daring melalui zoom meeting.  (Joko/*)