Kuala Tungkal, Publiknusantara.com – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), untuk pertama kalinya menggelar kegiatan Tabligh Akbar, Dzikir, dan Buka Puasa Bersama dalam rangka memperingati Nisfu Sya’ban, Selasa (03/02/2026). Kegiatan ini menjadi momentum spiritual sekaligus ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Acara keagamaan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Wakil Bupati Dr. Katamso, SA, S.E., M.E. Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Hj. Fadilah Sadat, S.H., Sekretaris Daerah Hermansyah, S.STP., M.H., Ketua GOW, Ketua DWP, para Kepala OPD, perwakilan MUI dan Baznas, ASN, santri, anak panti asuhan, pelajar SMP, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan bahwa peringatan Nisfu Sya’ban merupakan momentum penting untuk introspeksi dan evaluasi diri, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam pelaksanaan tugas pemerintahan. Menurutnya, malam Nisfu Sya’ban menjadi pengingat bagi seluruh pihak untuk terus memperbaiki niat, amal, dan kinerja.
Bupati menegaskan bahwa kegiatan ini akan diagendakan sebagai agenda rutin tahunan yang dilaksanakan setiap tanggal 15 Sya’ban. Selain sebagai sarana meningkatkan iman dan ketakwaan kepada Allah SWT, kegiatan tersebut diharapkan mampu mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat hubungan emosional antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Pada kesempatan itu, Bupati juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tanjab Barat untuk terus bekerja keras dan meningkatkan kinerja. Ia menyoroti masih adanya program-program berskala nasional yang belum berjalan optimal, sehingga diperlukan percepatan dan kolaborasi lintas sektor.
“Pembangunan harus terus dipercepat, terutama dalam upaya penuntasan kemiskinan dan pengangguran melalui program-program nyata yang berkelanjutan,” tegasnya.
Selain persoalan pembangunan, Bupati turut menyoroti permasalahan sampah yang membutuhkan kesadaran dan kepedulian bersama. Saat ini, Kabupaten Tanjung Jabung Barat diperkirakan menghasilkan sekitar 50 ton sampah per hari, sehingga partisipasi aktif masyarakat, sekolah, dan perkantoran sangat dibutuhkan untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pemkab Tanjab Barat juga menyalurkan 550 amplop santunan kepada santri, anak panti asuhan, dan pelajar SMP. Selain itu, diserahkan pula 20 amplop beserta paket sembako kepada para ustadz sebagai bentuk perhatian dan apresiasi atas peran mereka dalam pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.
Kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Yasin dan tahlil, dilanjutkan tausiah agama serta doa bersama, dan ditutup dengan buka puasa bersama dalam suasana penuh kekhidmatan, kebersamaan, dan kehangatan silaturahmi. (Joko/*)