SELAMAT DATANG DI SITUS KAMI, BILA  TERDAPAT KEKELIRUAN DAN KESALAHAN SEGALA BENTUK TULISAN BERITA YANG SUDAH DITERBITKAN MENJADI TANGUNG JAWAB PENULIS SEPENUHNYA

DP3AKB Kolaborasi Dengan SMA Negeri Arjasa Sosialisasikan Perlindungan Terhadap Anak

Jember,PN – SMA Negeri Arjasa, mendukung program pemerintah menuju Sekolah Ramah Anak yang dibimbingan Dinas Pemberdayaan perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana ( DP3AKB).

Hal yang mendasar dari sekolah ramah anak adalah tidak adanya diskriminasi kepentingan hak seorang anak serta penghargaan terhadap anak.

Dalam undang undang No 23 tahun 2022 pasal 4 tentang perlindungan anak, menyebutkan bahwa anak mempunyai hak untuk dapat hidup tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

Drs.Joko Sutriswanto,M.Si. Kabid Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana mengaku pihaknya sedang mensosialisasikan tentang perlindungan anak di SMA Negeri Arjasa . Menurutnya bagaimanapun SMA satuan pendidikan sekolah ramah anak itu belum banyak dikenal oleh masyarakat di sekitar sekolah termasuk perlindungan anak di sekolah belum juga dikenal oleh Bapak Ibu dan siswa-siswa di sekolah ,”katanya.19/09/2022.

Lanjut Drs.Joko Sutriswanto,M.Si. bagaimana cara mereka melaporkan ketika ada kekerasan pada anak baik itu fisik non fisik pelecehan seksual maupun lainnya , kami sebagai stakeholder bisa melayani dengan baik terutama ditingkat SMA ,”ujarnya.

Sementara itu Kepala SMA Negeri Arjasa WidiWasito mengatakan program sekolah ramah anak adalah program yang sangat menguntungkan buat sekolah sehubungan dengan apa yang disampaikan oleh Kabid DP3AKB bahwa sekolah mendapatkan wawasan baru mendapatkan pengetahuan tentang tata cara yang berhubungan dengan perlindungan anak , termasuk kekerasan, ketidaknyamanan, Bullying,dan sebagainya.

“Sekolah itu mempunyai tata cara untuk memberikan semacam pendidikan, termasuk tugas guru itu ada tiga macam yaitu,Mengajar Mendidik ,Melatih Mendampingi , tapi untuk
Mengajar mudah sekali sekarang zamannya elektronik atau Google semuanya bisa ditanyakan ke Google . Tapi lanjut WidiWasito , manakala yang mendidik aplikasi Google pasti tidak memiliki kemampuan di dalam mendidik ini kadang-kadang kita mempunyai cara-cara tertentu,”pungkasnya.(Ji/En).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!