SELAMAT DATANG DI SITUS KAMI, BILA  TERDAPAT KEKELIRUAN DAN KESALAHAN SEGALA BENTUK TULISAN BERITA YANG SUDAH DITERBITKAN MENJADI TANGUNG JAWAB PENULIS SEPENUHNYA

Artono DPRD Jatim Fraksi PKS Sebut Politik Santun Mampu Berdayakan Ekonomi Masyarakat

Jember,PN – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur fraksi PKS menggelar Wawasan kebangsaan (Wasbang) di Hotel Bintang Mulia Jember. 21/11/2022.

Kegiatan tersebut di hadiri sekitar 150 peserta dari wilayah Dapil 1 Jember yang meliputi Kecamatan Panti,Sukorambi, Kaliwates, Arjasa,Jelbuk dan Sukowono.

Kaji Artono yang sekaligus wakil ketua komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur mengatakan bahwa “Politik santun, budaya politik yang dapat membentuk aspirasi, harapan preferensi dan prioritas tertentu dalam menghadapi tantangan yang ditimbulkan dan perubahan sosial politik yang mengarah pada Pancasila, Undang-undang Dasar dan Kebhinekaan Tunggal Ika, ” ujarnya.

“Etika berpolitik harus dilakukan secara santun. Karenanya perlu digerakkan kembali, kesadaran dan semangat berpolitik secara bersih dan beretika, “ungkapnya.

Ia menyampaikan Ketika manusia berusaha menduduki suatu jabatan tertentu, seseorang berusaha meraih kesejahteraan bagi dirinya atau golongan, gambaran tersebut merupakan kenyataan politik pemahaman seluas-luasnya.

“Politik santun dalam pengertian yang ideal adalah, kita berusaha memanifestasikan nilai-nilai luhur yang ada dalam masyarakat, ” kita saling menghormati sesama, apalagi sesama partai, jangan kita melakukan perdebatan yang pada akhirnya merugikan diri sendiri, oleh sebab itu PKS mempelopori politik santun , “ungkap Kaji Artono pengusaha kawakan lintas provinsi itu.

Oleh sebab itu pandangan ideal ini secara rasional berangkat dari logika berpikir sederhana dengan dikotomi hitam-putih benar-salah.

“Politik santun kita tanamkan ke pemula, agar mereka punya bekal di kemudian hari bagaimana cara berpolitik yang benar , sebab dengan melihat sisi lain nilai intrinsik yang terdapat dalam politik inilah etika, fatsun dan moralitas politik perlu ditegakkan, ” paparnya.

Ia mengatakan bahwa ada tiga alasan kenapa berpolitik itu harus santun, bersih dan beretika,sebab politik santun beretika adalah sikap jujur, amanah, sportif, siap melayani, berjiwa besar, memiliki keteladanan dan rendah hati dalam berpolitik, “terang Artono politisi PKS itu yang sekaligus pengusaha kawakan.

Lebih jauh legislator PKS ini mengatakan bahwa, semua konstituennya telah di berdayakan dalam sebuah kelompok untuk melakukan kegiatan ekonomi.

” Semua kader sudah dibekali usaha, agar mereka mampu menumbuhkan kembangkan ekonomi kemasyarakatan yang ada di desa masing-masing, “jelasnya.

Tak cukup di situ Pria yang berlatar belakang seorang pengusaha ini juga sering melakukan bimbingan kepada kaderisasi baik tingkat desa maupun kecamatan hingga tingkat kabupaten.

” Ada yang mengembangkan UMKM, seperti memproduksi makanan olahan, ada juga yang memproduksi ramuan herbal, ada juga yang membuka bengkel kendaraan, ada juga yang membuka usaha salon rias, semua itu kami berikan arahan bagaimana agar usahan yang ia geluti bisa maju, “terang Artono saat sambutan di acara wasbang.

Dijelaskan pula oleh khoirul Hadi, tokoh agama yang satu ini mengatakan bahwa, PKS mengusung politik santun agar tetap menjaga hubungan antara politisi.

” Politik santun adalah politik dengan menggunakan cara cara akhlakul karimah, jadi PKS ini mempelopori politik yang asyik, politik yang sopan politik yang bahagia, bagaimana kita agar tidak saling berdebat ,karena semua agama juga menganjurkan agar kita selalu berakhlakul karimah, “ungkapnya.

Sementara itu Muhammad Helmi Wisanggeni mengatakan bahwa berbudaya politik santun, menanamkan pemahaman bahwa politik yang diperjuangkan, bukan semata politik kekuasaan. Akan tetapi suatu politik yang mengedepankan panggilan pengabdian, demi kesejahteraan masyarakat luas.

“Budaya politik santun dan beretika, “Karena berpolitik pada hakikatnya adalah sebuah perjuangan untuk membahagiakan dan menyejahterakan rakyat secara baik,” ucapnya.

Pemuda yang pernah di kukuhkan sebagai Pemuda Utama Jawa Timur ini juga menjelaskan,bahwa sebagai Pemuda yang menganut agama muslim ini telah melakukan upaya secara berjenjang mulai dari tingkat pemula, tingkat madya dan tingkat dewasa.

“Jenjang kaderisasi politik ini menjadi syarat untuk mencapai tingkatan kemanfaatan kepada masyarakat , “pungkasnya.

Laporan : Mujianto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *